Skip to content

Simposium Internasional Dorong Sinergi Riset dan Kebijakan Pendidikan Anak Usia Dini

ECED Council Indonesia

Simposium Internasional Dorong Sinergi Riset dan Kebijakan Pendidikan Anak Usia Dini

Upaya penguatan kualitas Pengembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini (Early Childhood Education and Development/ECED) kembali ditegaskan melalui penyelenggaraan 2025 International Symposium on ECED yang digelar oleh Tanoto Foundation pada 17 Desember 2025. Kegiatan ini melibatkan ECED Council Indonesia sebagai mitra strategis, serta menghadirkan akademisi, pembuat kebijakan, praktisi pendidikan, dan mitra pembangunan dari berbagai negara.

Simposium internasional ini diselenggarakan sebagai ruang dialog ilmiah untuk merespons tantangan global dalam penguatan layanan pendidikan dan pengembangan anak usia dini, khususnya pada fase emas perkembangan anak. Melalui forum ini, para peserta mendiskusikan temuan riset terkini, praktik baik lintas negara, serta inovasi kebijakan yang relevan dengan konteks lokal dan global.

Dalam penyelenggaraan simposium, ECED Council Indonesia berperan aktif dalam memperkuat perspektif kebijakan dan praktik ECED di tingkat nasional. Peran tersebut diwujudkan melalui kontribusi dalam pemaparan strategi penguatan pengembangan dan pendidikan anak usia dini ECED Council Indonesia, penyediaan sudut pandang berbasis konteks Indonesia, serta fasilitasi pertukaran pengetahuan antara pemangku kepentingan nasional dan internasional. Kehadiran ECED Council Indonesia menegaskan pentingnya peran jejaring profesional dan komunitas kebijakan dalam mendorong pengembangan sistem ECED yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Berbagai sesi panel dan presentasi akademik dalam simposium menekankan urgensi pendekatan holistik yang mengintegrasikan aspek pendidikan, kesehatan, pengasuhan, dan perlindungan anak. Pendekatan lintas sektor ini dinilai menjadi fondasi utama dalam memastikan layanan ECED yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan, sekaligus mendukung agenda pembangunan sumber daya manusia jangka panjang.

Isu penguatan kapasitas pendidik dan tenaga kependidikan PAUD juga menjadi perhatian utama. Para pembicara menyoroti pentingnya investasi berkelanjutan dalam pengembangan profesional pendidik, pemanfaatan data dan hasil riset dalam perumusan kebijakan, serta dukungan ekosistem pembelajaran yang adaptif. Diskusi ini menegaskan bahwa kualitas pendidik merupakan determinan kunci keberhasilan layanan pendidikan anak usia dini.

Selain itu, simposium ini menjadi wadah pertukaran pengalaman internasional terkait implementasi kebijakan ECED di berbagai negara, termasuk tantangan pemerataan akses bagi kelompok rentan dan wilayah dengan keterbatasan layanan. Praktik-praktik baik yang dibagikan diharapkan dapat menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan dan program ECED yang lebih responsif terhadap kebutuhan anak dan keluarga.

Melalui kolaborasi antara Tanoto Foundation, pemerintah dan ECED Council Indonesia dalam 2025 International Symposium on ECED, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara riset, kebijakan, dan praktik di bidang pendidikan anak usia dini. Simposium ini tidak hanya berkontribusi pada pengayaan wacana akademik, tetapi juga mendorong langkah konkret lintas pemangku kepentingan dalam membangun fondasi generasi masa depan yang unggul dan berdaya saing.

Tags

2025 International Symposium on ECED International Forum